RSS

MEREKA MEMANGILKU GILA

22 Apr

assalamu’alakum ya akhi n ukhti,,

“Siapa yang mengenal dirinya pasti mengenal Tuhannya”, kata mentor itu kepadaku.

Mengenal Tuhan adalah kewajiban buat kita semua sebagai ciptaan-Nya. Dari sekian juta orang ada sebutan orang religi untuk sebuah atau mungkin beberapa golongan saja. Mereka yang didalamnya saya assumsikan lurus-tidak semua- oleh sebagian yang lain dianggap terlalu kontradiktif dan suka mengada-ngada. mulai dari statement ajarannya yang radikal, pandangan beragamanya yang terlalu sempit,  hingga berakhir pada kesimpulan  orang-orang pengikut ajaran tersebut terlalu tolol untuk diajak berkembang. Mereka yang menjalankan aturan agama secara ketat dianggap mudah sekali terprovokasi dan sering kali jika telah terbakar, kerap melakukan  hal-hal  yang menyentuh sisi pelanggaran HAM. Perlu diketahui bahwa traktat-traktat HAM saat ini merupakan kiblat akbar mayoritas manusia (baik yang menganut teologi maupun komunisme) di seantero dunia. Mereka dijudge menjadi pelaku untuk segala macam kejahatan yang berbau terorisme dan banyak hak-hak organisasi mereka dibatasi atau bahkan dibekukan. hal ini paling tidak juga diblow up oleh media sehingga kebencian terhadap kaum ni meradang global. Tanpa ampun, tanpa pilah. Dengan pencitraan terroris yang melekat. Hampir tak ada sisi pengkaan yang jelas dan subyektif akan perilaku mereka. Jelas ini , tidak lepas peran media yang berprinsip “Bad news is a good news, good news is a news” tanpa didasari kajian mendalam tentang hal ikhwal yang mendasari perilaku tersebut.

Seseorang muslim memang hendaknya setiap perilakunya harus didasari dengan akidah islam yang benar. Semua mungkin tahu bahwa islam itu agama yang damai. Jika saat ini banyak kegiatan teroris dikaitkan dengan atribut islam, itu semata-mata tindakan orang-orang tertentu dengan banyak kemungkinan; mungkin memang dari islam radikal yang merasa islam telah teraniya oleh pihak barat atas backingan yahudi, tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa semua adalah sekenario yang dibuat oleh barat denagn memanfaatkan kaum islam yang radikal. Ironisnya, umat islam masih berjalan sendiri-sendiri. Ngatong sana-ngatong sini. prinsip-prinsip kuat yang terbangun masih terkotak-kotak dalam pribadi/perseorangan . Seperti belatung dalam daging, kta sesama umat muslim bahkan saling salah menyalahkan T.T

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 22, 2008 in jalan hidup

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: